Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan

Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan

Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan

Akhir-akhir ini memang panas, kemarau panjang terkadang membuat cuaca di siang hari terasa sangat terik. Apalagi jika tinggal dikota yang cukup padat seperti Semarang, tepat kemarin 25 sampai 27 Oktober 2019. Aku mendapatkan undangan dari UKM Internet Club (hai, adik-adikku kita bertemu lag). Undangan dari acara yang tidak asing buatku lagi. Manager Training (MT), 4 tahun ini aku mengikutinya jika dulu aku sebagai peserta dan panitia. Tahun ini aku berkempatan untuk berbagi cerita dengan mereka adik-adikku (anggota aktif Internet Club).

Jumat kemarin (25/10) sepulang kerja aku berangkat dari kost menuju ke Banyumanik untuk menemui temanku, kami berdua akhirnya berangkat ke Bandungan berdua. Tepat jam 17.30 jalanan mulai ramai dengan truk, bis dan kendaraan besar lainnya. Jujur aku memang selalu takut jika kondisi jalan seperti itu, apalagi aku dan temanku mengendari motor.

Setelah 1 jam perjalanan dari Banyumanik kami berdua sampai di lokasi MT, suasana dingin mulai terasa. Bandungan memang dataran tinggi yang letaknya berada di kabupaten Semarang. Tak jarang tempat ini menjadi salah satu alternatif bagi aktivitas mahasiswa seperti bootcamp, malam keakraban dan Training.

Aku lupa untuk mengecek suhu Bandungan saat itu, kebetulan malam itu aku dan teman-teman yang lain menginap di Villa Joekani. Untuk alamatnya sendiri aku tidak tahu pasti, untuk Dears yang mau coba menginap di sana. Booking Villa Joekani bisa melalui Travelio.com

Iklan Villanya udahan ya.. dalam Villa kami di hidangkan makan malam nasi goreng+telur ceplok, kebetulan saat itu nasi gorengnya masih hangat. Jadi sangat nikmat menikmati udara dingin sambil makan nasi goreng yang hangat. Setelah semua makan malam bersama dan menunaikan ibadah sholat isya berjamaah. Acara MT pun dimulai, untuk materi pertama dibuka olehku dan Adri. Salah satu alasan aku datang bukan hanya sekedar refreshing dari banyaknya pekerjaan atau panasnya kota Semarang. Melainkan memenuhi undangan untuk mengisi materi malam itu.

Untuk malam itu aku memang tak bisa mengeksplore lebih jauh lagi suasana Bandungan, karena suhu udara yang cukup dingin. Ya maklum aku belum terbiasa dengan usaha dingin di sini. Malam itu acara dipenuhi dengan beberapa materi dan game indoor. Selain berada di dalam ruangan, sesekali aku berada di area teras dan halaman Villa. Menikmati malam yang sunyi dan dingin yang mencekam sambil mengobrol hangat dengan teman-teman yang lain.

Oh ya… kalau di Bandungan ada beberapa makanan yang bisa dicoba yaitu sate kelinci atau bakso. Sebenarnya ada banyak tempat dan jenis makanan lainnya, tapi bagiku dua makan itu yang sepertinya gak afdol kalo ke Bandungan tapi tidak mencicipinya, khususnya bakso harga 5.000 seperti malam itu. Tepat pukul, 22.30 malam aku dan  ketiga temanku memutuskan berjalan-jalan sekaligus cari makan (alias cari bakso itu). Dengan motor kami menuruni area villa dan menuju daerah pasar Bandungan. Meskipun sudah jam 22.30 atau hampir jam 11 malah tapi suasana pasar masih ramai baik. Banyak pedagang dan angkutan “pick up” yang berisikan sayur-sayur yang segar.

Akhirnya setelah berkeliling kami menemukan pedagang bakso yang mangkal di depan alfamart. Jujur bapaknya baik banget, padahal harganya 5.00 tapi baksonya gede2 semua dan isinya 4 biji. Akhirnya kami membeli 4 bungkus, malam yang cukup nikmat. Sebungkus bakso dengan kuas yang hangat, dimakan dengan teman-teman, obrolan dan canda tawa. Menyelimuti malam kami di Bandungan. Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan

Di hari berikutnya, adzan subuh berkumandang beberapa orang justru baru tertidur. Tapi ada pula yang sudah bangun. Aku ingat jika semalam aku tidur jam 1 pagi, dan bangun jam 5 pagi. Jujur tidurku sangat tidak nyenyak. Mau bagaimana? aku terganggu dengan suara mereka yang tidur pagi hari, orang-orang yang tidak bisa menghargai waktu orang lain istirahat. Selepas subuh aku menikmati pagi yang menyejukan sambil bersiap untuk kembali ke Semarang. Halaman Villa dan beberapa tanaman hias memang memperindah suasana pagi dan ingin ku nikmati lebih lama lagi. Namun aku juga harus kembali pada rutinitasku.Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan5

ini foto bareng temen ya Dears, karena bagus jadi aku post aja heheheTumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan3

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *