Tolong, Terima kasih dan Maaf

Tolong, Terima kasih dan Maaf

Tolong, Terima kasih dan MaafTolong, Terima kasih dan Maaf

Sumber gambar: Freepik

Dears! Malam, maaf ya akhir-akhir ini aku jarang berbagi cerita dengan kalian. Aku sendiri bingung enaknya apa yang aku bagikan sama kalian. Hingga mendengar lagu Budi Doremi yang judulnya ‘tolong.’ Salah satu kata ajaib dalam hidupku.

Aku sangat senang entah mengapa. Jujur jika ku lihat-lihat lagi dulu aku adalah pribadi yang keras yang meminta dihormati dulu sebelum menghormati. Khususnya bagi orang-orang yang umurnya di bawah aku, luka di masa lalu ternyata sangat berpengaruh terhadap sikap dan perilaku saat berhadapan dengan orang lain.

Untuk saat ini aku belum bisa menceritakan luka di masa laluku. Karena sampai sekarang jika aku mengingatnya aku masih sering menangis sendiri. Tapi itu hanya sesekali… i’m okay!! I always strong and many kind people around me 🙂 membahas mengenai kata ‘tolong’, ‘Terima Kasih’ dan ‘Maaf’ tentu sudah banyak filsafah yang membahas mengenai ketiga kata tersebut.

Kini giliranku untuk membagikan cerita mengenai hal itu. Memang manusia diciptakan tak sendirian, dibalik padatnya kota dan bisingnya jalan raya. Terkadang duduk sendiri di bangku taman sambil menikmati makan siang membuat diri terasa nyaman. Namun cobalah disela-sela kita mengamatai jalanan atau lingkungan sekitar mungkin ada orang lain yang sedang kesusahan, kepekaan sosial yang kurang terkadang sulit bagi kita untuk membuat kita menjadi pribadi yang egois.

Memang tak salah jika kita memikirkan diri sendiri. Namun jangan sampai kita menganggap diri kitalah satu-satunya yang diurus. Ingat manusia adalah makhluk sosial, kita tak bisa makan kalau nggak ada ibu-ibu yang jual makanan.

Menumbuhkan kepekaan sosial memang gampang-gampang susah, karena hal ini butuh perasaan. Namun bukan berarti ini hal yang mustahil kan? Untuk melatih ini mungkin kita bisa memulainya dari orang-orang terdekat. Tolong, Maaf, dan Terima Kasih kita bisa memulainya dengan mengucapkan ketika bersama mereka. Selain membuat hubugan menjadi dekat, hal ini akan membuat kita menjadi lebih bijak. Kenapa?

Kata ‘tolong’, kata ini lebih baik karena tak kesan menyuruh atau meninggikan seseorang. Kata ‘terima kasih’  selayaknya kita menghargai setiap usaha yang dilakukan orang lain, entah untuk diri anda sendiri atau usaha bersama. Serta kata ‘Maaf’ menyadarkan kita jika apa yang dilakukan adalah hal yang keliru, dan kita harus bertanggung jawab atas itu.

Nah, itu dia sedikit cerita dariku. Aku merasa lebih baik sekarang ini karena dapat mengatakan ketiga kata di atas. Itulah sebabnya aku mengatakan jika hal itu adalah kata ajaib. Jadi, jika aku bisa merasakan dampak yang baik tentu kamu pun juga bisa! Yuk sama-sama membiasakan diri dengan kata ‘Terima kasih’, ‘Tolong’ dan ‘Maaf.’ See You nantikan cerita lainnya ya!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *