Pertemanan, Liburan, Dan Pengalaman

Pertemanan, Liburan, Dan Pengalaman

Halo kembali lagi denganku, sebenarnya aku ingin bercerita tentang perjalan yang menyenangkan bersama teman-teman kuliahku. Tapi sepertinya ada pesan lain yang ingin ku sampaikan.

Entah aku tak paham betul, setelah bermain puas dengan teman-teman kuliahku ini. Bahkan masih saling menjalin komunikasi sampai sekarang dan hubungan kami masih sangat erat. Aku jadi teringat beberapa tahu lalu.

Sejujurnya aku bukanlah orang yang dari dulu punya banyak teman. SD, SMP, SMA aku hanya memiliki sedikit teman. Bahkan bisa dihitung dengan jari sendiri. Memang aku kenal beberapa orang, namun hubungan dekat seperti teman hanya terjalin ke beberapa orang saja. Aku juga tak paham apa yang aku alami dulu. Mungkin aku mengalami insecurity. Aku merasa rendah diri, sehingga setiap kali berteman dengan orang-orang yang mereka terlihat lebih baik dariku. Aku cenderung lebih memilih untuk menjauh darinya.

Aku mengalami banyak perubahan selama hidupku, mulai dari cara berpikir, bersikap, dan menjalani hidup. Kalau kita pergi ke suatu tempat dan mensyukuri nikmat Tuhan, sepertinya pemaknaan hidup akan lebih terasa. Seperti beberapa waktu lalu.

Aku pergi dengan teman-temanku. Kami bersembilan orang dalam satu mobil yang besar. Hari minggu itu kami pergi ke bagian dari Indonesia yang selalu dilabeli Istimewa. Yups, kota Jogja. Perjalanan dari kota Semarang ke Jogja membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam. Objek wisata pertama yang kami kunjungi adalah The Lost World Castle daerah Sleman. Di sana objek wisata keluarga, selain berfoto dengan spot-spot menarik seperti spot suku indian, kapan bajak laut, rumah jamur, dan kastel. Kita bisa menikmati seluncuran, (jika kalian ke sini aku sangat merekomendasikan) harganya murah dan seru. Setelah dari The Lost World Castle, kami pergi makan siang dan mengunjungi Tebing Breksi. Ini spot yang keren untuk foto OOTD, saat kami berkunjung suasananya cukup ramai. Jujur aku tak nyaman dengan suasana saat itu, rasanya lelah dan malas. Sebenarnya spot terbaik ada di bawah tebing, tapi saat itu cuacanya panas. Jadi kami naik ke atas tebing, dan udaranya cukup sejuk dan nyaman untuk berkumpul.

Dan wisata terakhir yang kami kunjungi adalah Malioboro. Bukan ke jogja kalau tak mengunjungi tempat itu.

Itulah cerita singkatnya, setelah pulang dan aku kembali ke kostan. Aku sadar, ternyata hal yang dulu tak ku rasakan, sekarang terjadi. Seperti yang aku bilang Aku bukan orang yang punya banyak teman. Hadirnya mereka teman kuliah yang dulu satu organisasi seperti pemanis dalam hidupku. Rasa rendah diriku perlahan terkikis, hadirnya mereka perlahan melengkapi kebutuhan batinku. Punya teman memang menyenangkan, tak harus sebanyak itu memang. Asal bisa bertahan dan saling berkabar sepertinya itu cukup.

Selain itu, Aku juga tak pernah punya teman baik laki-laki sebelumnya. Mengenal mereka sebenarnya karena kami satu fakultas juga. Kami semua mahasiswa Fakultas Teknologi Informatika, yang notabene didonimasi oleh laki-laki. Aku kira berteman dengan laki-laki adalah hal yang menyebalkan. Tapi ternyata seru juga, mereka punya jiwa setia kawan, mungkin di antara semuanya aku yang paling egois. Aku sering merengek manja terhadap hal yang tak ku suka. Dulu. Tapi sekarang aku mengurangi itu, aku hanya merengek pada hal-hal yang mungkin memang diluar kapasitasku, seperti pergi terlalu malam.

Jika ada yang membaca ini, Aku bersyukur dengan lini yang menyenangkan ini. Kami semua adalah orang biasa, dan selalu tampak biasa. Namun Aku sangat yakin, apa yang kami semua lakukan adalah hal yang luar biasa. Kami memiliki tujuan, mimpi, dan harapan yang besar.

Biarlah kami menjadi orang biasa, asal kami tetap bisa berkumpul bersama, saling berbagi cerita dan tawa.

Mungkin itu dulu, cerita ngalur ngidulku hari ini. Semoga berkenan di hati kalian semua!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *