Tolong, Terima kasih dan Maaf

Tolong, Terima kasih dan Maaf

Tolong, Terima kasih dan MaafTolong, Terima kasih dan Maaf

Sumber gambar: Freepik

Dears! Malam, maaf ya akhir-akhir ini aku jarang berbagi cerita dengan kalian. Aku sendiri bingung enaknya apa yang aku bagikan sama kalian. Hingga mendengar lagu Budi Doremi yang judulnya ‘tolong.’ Salah satu kata ajaib dalam hidupku.

Aku sangat senang entah mengapa. Jujur jika ku lihat-lihat lagi dulu aku adalah pribadi yang keras yang meminta dihormati dulu sebelum menghormati. Khususnya bagi orang-orang yang umurnya di bawah aku, luka di masa lalu ternyata sangat berpengaruh terhadap sikap dan perilaku saat berhadapan dengan orang lain.

Untuk saat ini aku belum bisa menceritakan luka di masa laluku. Karena sampai sekarang jika aku mengingatnya aku masih sering menangis sendiri. Tapi itu hanya sesekali… i’m okay!! I always strong and many kind people around me 🙂 membahas mengenai kata ‘tolong’, ‘Terima Kasih’ dan ‘Maaf’ tentu sudah banyak filsafah yang membahas mengenai ketiga kata tersebut.

Kini giliranku untuk membagikan cerita mengenai hal itu. Memang manusia diciptakan tak sendirian, dibalik padatnya kota dan bisingnya jalan raya. Terkadang duduk sendiri di bangku taman sambil menikmati makan siang membuat diri terasa nyaman. Namun cobalah disela-sela kita mengamatai jalanan atau lingkungan sekitar mungkin ada orang lain yang sedang kesusahan, kepekaan sosial yang kurang terkadang sulit bagi kita untuk membuat kita menjadi pribadi yang egois.

Memang tak salah jika kita memikirkan diri sendiri. Namun jangan sampai kita menganggap diri kitalah satu-satunya yang diurus. Ingat manusia adalah makhluk sosial, kita tak bisa makan kalau nggak ada ibu-ibu yang jual makanan.

Menumbuhkan kepekaan sosial memang gampang-gampang susah, karena hal ini butuh perasaan. Namun bukan berarti ini hal yang mustahil kan? Untuk melatih ini mungkin kita bisa memulainya dari orang-orang terdekat. Tolong, Maaf, dan Terima Kasih kita bisa memulainya dengan mengucapkan ketika bersama mereka. Selain membuat hubugan menjadi dekat, hal ini akan membuat kita menjadi lebih bijak. Kenapa?

Kata ‘tolong’, kata ini lebih baik karena tak kesan menyuruh atau meninggikan seseorang. Kata ‘terima kasih’  selayaknya kita menghargai setiap usaha yang dilakukan orang lain, entah untuk diri anda sendiri atau usaha bersama. Serta kata ‘Maaf’ menyadarkan kita jika apa yang dilakukan adalah hal yang keliru, dan kita harus bertanggung jawab atas itu.

Nah, itu dia sedikit cerita dariku. Aku merasa lebih baik sekarang ini karena dapat mengatakan ketiga kata di atas. Itulah sebabnya aku mengatakan jika hal itu adalah kata ajaib. Jadi, jika aku bisa merasakan dampak yang baik tentu kamu pun juga bisa! Yuk sama-sama membiasakan diri dengan kata ‘Terima kasih’, ‘Tolong’ dan ‘Maaf.’ See You nantikan cerita lainnya ya!

Memulai Menulis Fiksi?

Memulai Menulis Cerita Fiksi?

Memulai Menulis Cerita Fiksi?Memulai Menulis Fiksi?

Hai Dears… hehe, akhir-akhir ini aku mau bilang kalau udah jarang banget bikin tulisan fiksi. Ya ternyata aku masih perlu belajar untuk membuat karya yang lebih baik lagi. Eittts… meskipun aku jarang nulis fiksi bukan berarti aku berhenti menulis ya!

Sebenarnya menulis fiksi itu gampang-gampang susah. Tapi bukan berarti susah banget, aku selalu ingat kata-kata orang terdekat jika setiap orang itu bisa menulis. Terlepas apakah hasil tulisannya bagus atau tidak. Tapi penilaian bagus dan tidak bagus sebenarnya itu persoalan selera pribadi, jika kamu ngerasa bagus tapi orang lain bukan berarti kamu yang salah.

Ngomong-ngomong tentang menulis fiksi, seperti yang aku jelasin aku udah biasa bikin cerpen sejak SD. Terkadang banyak temanku bilang kalau itu adalah bakat. Memang sih, dengan menulis rasanya segala emosiku dapat terluapkan. Sebenarnya untuk saat ini aku cenderung menulis kata-kata agar taste puitisku. Untuk kata-kata yang aku buat biasanya aku tulis dalam story Instagram atau kalau niat akau post sekalian.

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan agar orang bisa menulis terutama fiksi. Namun bagiku untuk membuat sebuah cerita fiksi, aku lebih sering menggunakan rasa gundah atau keresahan dalam hati. Ya, rasa resah, dilema, sedih, dan bentuk emosi lain akan sangat membantu dalam proses membuat cerita nanti.

Aku sempat membaca dalam sebuah buku yang dituliskan oleh Gari Rakai Sambu, seberapa dalam teknik atau teori yang dimiliki namun jika penulis tak mampu memberikan pengalaman emosional pada pembaca maka semua akan sia-sia. Jadi, buat Dears yang berjiwa baper jangan sedih bila dicap sebagai orang “lebay” atau “baperan” oleh teman sebaya atau lingkungan sekitar.

Dengan perasaan baper yang kamu miliki justru bisa menjadi bekal yang kuat saat membuat cerita fiksi. Khususnya yang bergenre drama atau romance. Orang yang memiliki sensitivitas yang tinggi (gampang baper) cenderung mudah tersentuh oleh hal-hal tertentu. Yang terpenting dalam memulai menulis fiksi adalah ceritakan segala bentuk perasaan yang kamu miliki, bayangkan saja jika kamu adalah sang karakter utama. Namun ingat jangan terlalu memaksakan diri, kamu bisa memulainya dari:

  • Menulis buku diary
  • Menceritakan pengalaman masa lalu
  • Mengungkapkan isi hati yang kemudian kamu wujudkan dalam bentuk cerita

Untuk memulai menulis itu kamu bisa memulainya dari 1 paragraf saja, kemudian bertambah menjadi beberapa paragraf sehingga membentuk cerita yang menarik. Intinya janga takut untuk mencoba!

Mendadak Puitis Di Bulan Ini

Mendadak Puitis Di Bulan Ini

Mendadak Puitis Di Bulan IniMendadak Puitis Di Bulan Ini

sumber gambar: Google

Salam Dears! Di hari yang sendu dimusim hujan seperti ini, pasti mood kita rasanya galau 🙁 mau mikirin seseorang tapi gak tahu dia siapa? Haha.. di tengah kegalauan sambil lihatin hujan yang turun, rasanya paling enak tiduran, dengerin lagu galau, baca novel atau kata-kata puitis, dan diem terus di kamar.

Nah.. daripada menggalau terus, coba deh apa yang sedang kamu rasakan dituliskan dalam secarik kertas. Emang sih… musim penghujan membuat orang mendadak puitis, bagi sebagian orang menyusun kata-kata puitis atau membuat cerita romance mungkin sedikit sulit.

Namun jika kita memahami apa yang ingin diucapkan oleh hati ternyata puitis bukan hal sesulit itu. Puitis memang bukan untuk dipikirkan namun untuk dirasakan, sebenarnya cuaca yang mendung secara psikologis memang membuat suasana hati terasa sendu.

Mendadak puitis versi Ceritani

Sebenarnya mendadak puitis bukan hanya menunggu musim penghujan saja, kamu bisa jadi puitis kapan saja. Berikut ini ada beberapa tips spesial tentang bagaimana aku membuat kalimat puitis di saat hujan atau menjelang malam? Simak ya Dears!

·         Dengerin lagu galau

Hehe menjadi puitis bisa dimulai saat kita mendengarkan lagu galau. Coba deh putar lagu-lagu idola kamu atau lagu melow yang lagi hits. Simak baik-baik lirik lagunya, pahami apa pesan yang ingin disampaikan sang penyanyi. Jika kamu paham hal ini, maka kamu bisa menulis pesan yang sama namun dengan cara yang berbeda. Ya, cara puitis versi kamu!

·         Luangkan waktu sendiri

siapa yang tidak suka me time? Aku tahu setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk memanfaatkan me time. Me time bukan hanya membuat tenaga kita terisi kembali, me time juga bisa membuat kita lebih puitis. Kenapa? Ya dengan me time tentu kita lebih memahami diri sendiri bukan. Pada saat inilah terkadang ada berbagai ungakapn hati yang ingin disampaikan, ada banyak cara untuk menyampaikannya. Bisa melalui teriakan  atau berbicara sendiri, serta menuliskannya melalui susunan kata puitis (biasanya aku menulis puitis agar orang lain tidak memahami maksudku secara langsung).

·         Saat sedang emosional

Momen ini jangan ditanya lagi, saat merasa kecewa, sedih, marah, senang, dan perasaan lainnya. Banyak orang yang memilih menjadikan tulisan sebagai media untuk meluapkan perasaannya. Untuk yang satu ini tak perlu dijelaskan lebih jauh, intinya biarkan apa yang dirasakan, kamu luapkan sebaik-baiknya.

Nah itu dia 3 cara mendadak puitis versiku, setiap orang tentu memiliki versinya masing-masing bukan? Apa pun cara yang kamu tempuh, entah bagaimana hasil tulisan nanti. Yang penting kamu tak lagi memendamnya, kamu telah berani meluapkannya!

Mendadak puitis..

Bingung harus berbicara, gelisah jika terus ku pendam selamanya

senja dan hujan..

Membawa angan untuk menyusun kata

Orang bilang aku menyukai hal logis dan rasional

Tapi apa ini? Aku seperti tak kenal

Sisi lain dariku…

Susunan kata yang menggambarkan kepedihan

Kata-kata puitis..

Serba-Serbi Mengenai Copywriting Untuk Memaksimalkan Situs Website

Serba-Serbi Mengenai Copywriting Untuk Memaksimalkan Situs Website

Serba-Serbi Mengenai Copywriting Untuk Memaksimalkan Situs WebsiteSerba-Serbi Mengenai Copywriting Untuk Memaksimalkan Situs Website

Sumber gambar: Freepik

Bagi yang bekerja dalam perubahan berbasis digital tentu memerlukan strategi khusus agar penjualan  meningkat serta pemasaran lebih luas. Bagi kamu yang memiliki usaha baik jasa maupun barang, yang kebetulan memakai situs website sebagai media promsi. Tentu tak asing dengan istilah ‘copywiting.’ Copywriting merupakan teknik menghasilkan tulisan yang bertujuan untuk membuat pembaca merespon sesuai apa yang diharapkan melalui tulisan tersebu.

Sebenarnya, copywriting dapat dipakai pada konten website, sosmed, landing page dan lain sebagainya. Namun kali ini kau akan membahas sedikit mengenai membuat artikel untuk situs blog pribadi atau website bisnis yang kami miliki.

Pentingnya artikel yang unik

Unik adalah hal yang harus diperhatikan dalam teknik copywriting, unik yang dimaksud adalah artikel yang kamu buat bukan hasil dari plagiat atau copy karya orang lain. Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dipakai untuk membuat artikel yang unik yaitu:

  1. Rewrite, biasanya aku mencari situs yang mengangkat topik yang serupa untuk dijadikan referensi. Aku akan memilih dan membaca seluruh isi artikel, setelah selesai aku akan menulis ulang menggunakan bahasaku sendiri. Atau kamu bisa mencari sumber informasi secara acar pada Google Search ambil 2 atau 3 artikel lalu tulis ulang menjadi 1 artikel yang baru. Cara ini bisa disebut dengan ATM (Amati Tiru Modifikasi).
  2. Translate, ada banyak jurnal atau situs internasional yang dapat kita akses. Langkah pertama pilihlah 1 artikel berbahasa asing, kemudian translate dalam bahasa Indonesia, seperti yang kita tahu hasil translate biasanya memiliki susunan kata yang tidak rapi. Disinilah membuat keunikan artikel, susunlah ulang setiap kalimat hasil translate sampai nikmat untuk dibaca.

Cara yang kedua ini sempat aku lakukan sekali namun karena tidak nyaman maka aku pilih cara yang pertama.

Untuk mengecek apakah artikel yang telah kita buat unik atau tidak, kita dapat mengakses Smallseotools atau mengecekanya secara manual melalui Google Search.

Kenyamanan membaca tidak boleh disampingkan

Terkadang banyak layanan jasa penulis artikel yang hanya mengejar kuantitas tulisan dibanding kualitasnya. Dalam membuat sebuah artikel ada kalanya kita perlu memposisikan diri sebagai pembaca, cobalah untuk membaca hasil tulisan secara keseluruhan. Rasakan baik-baik apakah artikel yang kita buat mudah dipahami dan menarik untuk dibaca, atau justru membut kita pusing tujuh keliling karena susunan kata yang terlalu ribet.

Memang sulit untuk mencapai tingkat kenyamanan membaca, bahkan aku perlu latihan dalam beberapa bulan hingga mencapai tahap ini, *mencoba menyombongkan diri*

Pemahaman sedikit mengenai SEO dan keyword

Jujur aku sendiri masih mempelajari tahap ini, karena ternyata banyak hal baru yang mesti aku ketahui lagi. Seperti yang kita tahu SEO (Search Engine Optimization) merupakan salah satu teknik digital marketing yang dipercaya dapat meningkatkan penjualan. Dimana dengan memahami ini situs website kita dapat muncul di daftar teratas mesin pencari.

Namun sepengalamanku untuk mencapai tahap ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan salah satunya adalah pemilihan keyword. Terkadang banyak pebisnis yang meminta jasa penulis artikel untuk menulis artikel berdasarkan keyword yang diberikan.

Adapun istilah copywriting yang perlu diketahui:

LSI merupakan berbagai kata ang memiiki kaitannya dengan keyword utama atau topik yang diangkat

Long Tail keyword merupakan kata turunan dari keyword utama

Contoh :

Keyword : menulis konten blog

LSI : Langkah, tips, tahap-tahap, hal dan lain sebagainya

Long Tail Keyword : Hal diperhatikan saat menulis konten blog

 

 

 

Sumber:

http://www.rohadiright.com/penulis-artikel

http://www.rohadiright.com/penulis-artikel

 

Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan [2]

Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan [2]

Jujur di hari sabtu ini, kondisiku sangat lelah. Setelah kemarin pulang pergi ke Bandungan, dan hari ini sepulang kerja lagi (tanpa sempat mandi) aku berangkat ke Bandungan dengan temanku yang lain. Sebenarnya aku tak berniat untuk datang, tapi aku bingung apa yang harus ku lakukan di kostan? Ya mengisi hari libur menurutku menikmati suasana Bandungan lagi tidak masalah.

Aku berangkat ke Bandungan selepas sholat magrib. Kali ini aku berangkat bertiga, kami sedikit santai. Karena tak ada tanggungan untuk mengisi materi atau kegiatan apa pun. Kalau kemarin banyak kendaran besar yang aku temui di perjalanan. Malam ini, justru banyak kendaraan roda dua yang saling berboncengan dengan pasangannya, yah ‘Malam Minggu.’ Jika kemarinn aku tidur di Villa Joekani, malam ini aku tidur di Villaqu. Letaknya hanya kurang lebih20 meter turun dari villa Joekani. Malam kedua justru lebih banyak orang yang datang, untung saja kedatanganku tepat saat makan malam. Hmm.. tahu saja aku kelaparan.

Aku bertekad malam ini aku harus punya waktu istirahat yag bekualitas. Aku tidur sekitar jam 01.30 namun karena suasana villa saat itu jauh lebih tenang, jadi tidurku lebih nyenyak. Tepat jam 05.00 aku bangun dan menuaikan sholat subuh. Aku duduk santai dengan beberapa temanku di dalam ruangan villa lalu…

“Dek jalan-jalan yuk!”

Mbak Fita mengajakku untuk menikmati pagi hari dengan berjalan kaki. Suasana seperti ini memang untuk bergerak sekadar jalan-jalan atau jogging. Berjemur di bawah terik matahari pagi sambil melihat orang senang sangat pas sekali. Setelah senam selesai, dan panitia menyiapkan sarapan yang nikmat. Aku dan mbak Fita menuju ke Vila duduk di teras sama seperti kemarin malam. Bertukar pikiran, bercanda tawa lengkap sudah apalagi sarapan kali ini soto ayam dengan kuah yang hangat.

Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan6  Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan4

Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan2Oh ya selang 1,5 atau 2 jam dari sarapan, aku makan bakso lagi bareng mbak Fita. Hehehe… ya karena kebetulan ada tukang bakso yang ngetem depan Vila. Kalo bakso kali ini cukup enak, harganya 8.000 tapi dengan 1 bakso besar yang berisi telur puyuh. Selain itu, ada satu tahu yang dipotong 2 dan 4 bakso kecil yang dicampur sayur. Pokoknya bakso Bandungan mantep deh meskipun harganya 5.000 sampai 8.000 pastiin coba ya!

Karena hari ini hanya penutupan kegiatan jadi lebih banyak waktu untuk bersantai. MT yang mengangkat tema “Tumpengan” namun menu yang kami santap bukanlah nasi tumpeng. Seperti pada kepercayaan masyarakat nasi tumpeng hadir dalam perayaan dari hari kelahiran, sedekah bumi, dan syukuran saat membuka usaha atau pekerjaan. Nasi tumpeng selalu identik dengan kebersamaan, bagaimana tidak. Porsi nasi yang besar tentu harus disantap banyak orang, meskipun tak ada tumpeng di acara ini. Namun filosofi yang tersimpan tersampaikan, setiap orang memiliki ruang untuk saling berbicara, menyapa, dan berbagi.

Tumpengan juga bisa menjadi nostalgia, sudah berapa bulan aku tak bisa kumpul dengan mereka? Momen tumengan ini semoga menjadi saat yang disenangi oleh banyak orang baik aku dan teman-teman maupun adik-adik yang masih berjuang mempertahankan UKM ini. Tumpengan, saatnya tumbuh  berkembang bersama. Jangan karena takut salah atau perbedaan pandang membuat kita semua menjadi pribadi yang tak dewasa.

Semoga ceritaku kali ini, berkenan di hati kalian semua Dears! selalu berbagi cerita, karena setiap cerita akan menginspirasi orang lain yang mendengarkannya. Banyak orang yang ingin bercerita namun, tak semua orang tahu media mana yang cocok untuknya, siapa yang mau mendengarkan ceritanya? Jangan takut dan ragu! Ceritakanlah saja tentang apa yang dialami, jangan terlalu lama memendamnya.

Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan

Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan

Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan

Akhir-akhir ini memang panas, kemarau panjang terkadang membuat cuaca di siang hari terasa sangat terik. Apalagi jika tinggal dikota yang cukup padat seperti Semarang, tepat kemarin 25 sampai 27 Oktober 2019. Aku mendapatkan undangan dari UKM Internet Club (hai, adik-adikku kita bertemu lag). Undangan dari acara yang tidak asing buatku lagi. Manager Training (MT), 4 tahun ini aku mengikutinya jika dulu aku sebagai peserta dan panitia. Tahun ini aku berkempatan untuk berbagi cerita dengan mereka adik-adikku (anggota aktif Internet Club).

Jumat kemarin (25/10) sepulang kerja aku berangkat dari kost menuju ke Banyumanik untuk menemui temanku, kami berdua akhirnya berangkat ke Bandungan berdua. Tepat jam 17.30 jalanan mulai ramai dengan truk, bis dan kendaraan besar lainnya. Jujur aku memang selalu takut jika kondisi jalan seperti itu, apalagi aku dan temanku mengendari motor.

Setelah 1 jam perjalanan dari Banyumanik kami berdua sampai di lokasi MT, suasana dingin mulai terasa. Bandungan memang dataran tinggi yang letaknya berada di kabupaten Semarang. Tak jarang tempat ini menjadi salah satu alternatif bagi aktivitas mahasiswa seperti bootcamp, malam keakraban dan Training.

Aku lupa untuk mengecek suhu Bandungan saat itu, kebetulan malam itu aku dan teman-teman yang lain menginap di Villa Joekani. Untuk alamatnya sendiri aku tidak tahu pasti, untuk Dears yang mau coba menginap di sana. Booking Villa Joekani bisa melalui Travelio.com

Iklan Villanya udahan ya.. dalam Villa kami di hidangkan makan malam nasi goreng+telur ceplok, kebetulan saat itu nasi gorengnya masih hangat. Jadi sangat nikmat menikmati udara dingin sambil makan nasi goreng yang hangat. Setelah semua makan malam bersama dan menunaikan ibadah sholat isya berjamaah. Acara MT pun dimulai, untuk materi pertama dibuka olehku dan Adri. Salah satu alasan aku datang bukan hanya sekedar refreshing dari banyaknya pekerjaan atau panasnya kota Semarang. Melainkan memenuhi undangan untuk mengisi materi malam itu.

Untuk malam itu aku memang tak bisa mengeksplore lebih jauh lagi suasana Bandungan, karena suhu udara yang cukup dingin. Ya maklum aku belum terbiasa dengan usaha dingin di sini. Malam itu acara dipenuhi dengan beberapa materi dan game indoor. Selain berada di dalam ruangan, sesekali aku berada di area teras dan halaman Villa. Menikmati malam yang sunyi dan dingin yang mencekam sambil mengobrol hangat dengan teman-teman yang lain.

Oh ya… kalau di Bandungan ada beberapa makanan yang bisa dicoba yaitu sate kelinci atau bakso. Sebenarnya ada banyak tempat dan jenis makanan lainnya, tapi bagiku dua makan itu yang sepertinya gak afdol kalo ke Bandungan tapi tidak mencicipinya, khususnya bakso harga 5.000 seperti malam itu. Tepat pukul, 22.30 malam aku dan  ketiga temanku memutuskan berjalan-jalan sekaligus cari makan (alias cari bakso itu). Dengan motor kami menuruni area villa dan menuju daerah pasar Bandungan. Meskipun sudah jam 22.30 atau hampir jam 11 malah tapi suasana pasar masih ramai baik. Banyak pedagang dan angkutan “pick up” yang berisikan sayur-sayur yang segar.

Akhirnya setelah berkeliling kami menemukan pedagang bakso yang mangkal di depan alfamart. Jujur bapaknya baik banget, padahal harganya 5.00 tapi baksonya gede2 semua dan isinya 4 biji. Akhirnya kami membeli 4 bungkus, malam yang cukup nikmat. Sebungkus bakso dengan kuas yang hangat, dimakan dengan teman-teman, obrolan dan canda tawa. Menyelimuti malam kami di Bandungan. Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan

Di hari berikutnya, adzan subuh berkumandang beberapa orang justru baru tertidur. Tapi ada pula yang sudah bangun. Aku ingat jika semalam aku tidur jam 1 pagi, dan bangun jam 5 pagi. Jujur tidurku sangat tidak nyenyak. Mau bagaimana? aku terganggu dengan suara mereka yang tidur pagi hari, orang-orang yang tidak bisa menghargai waktu orang lain istirahat. Selepas subuh aku menikmati pagi yang menyejukan sambil bersiap untuk kembali ke Semarang. Halaman Villa dan beberapa tanaman hias memang memperindah suasana pagi dan ingin ku nikmati lebih lama lagi. Namun aku juga harus kembali pada rutinitasku.Tumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan5

ini foto bareng temen ya Dears, karena bagus jadi aku post aja heheheTumpengan Tanpa Tumpeng, Villa Joekani Bandungan3

Cara Mudah Belajar Menulis Bagi Pemula

Cara Mudah Belajar Menulis Bagi Pemula

Cara Mudah Belajar Menulis Bagi PemulaCara Mudah Belajar Menulis Bagi Pemula

Menulis adalah aktivitas yang dianggap cukup membosankan bagi sebagian orang, namun saat kamu mulai terjun dalam dunia ini, tentu kamu akan merasakan keasyikan saat merangkai kata-kata sesuai dengan apa yang dirasakan atau dipikirkan. Dengna menulis, anda juga bisa memperkaya pengetahuan dan informasi kepada siapa saja yang membaca tulisanmu. Mungkin kamu saat ini memiliki minat terhadap bidang menulis, namun yang menjadi persalahan kamu justru bingung bagaimana memulainya?

Nah, jangan khawatir atau buru-buru menyerah berikut ini ada beberapa tips yang bisa anda lakukan jika ingin belajar menulis simak baik-baik ya!

1.      Mulai dengan topik yang kamu kuasai

Kunci utama yang harus anda pegang saat belajar menulis pertama kali adalah memilih topik yang dikuasai. Misalnya saja kamu suka berdandan, lalu kamu bisa memberikan tips bagaimana memilih warna eyeshadow, atau membersihkan wajah selepas ber-make up. Atau jika kamu termasuk orang yang suka membaca buku kamu bisa membuat risensi buku yang tentunya akan menjadi bahan pertimbangan seseorang untuk membacanya atau tidak. Mulailah menulis dari hal-hal yang disukai atau kuasai sehingga kamu akan lebih menikmati proses tulis menulis. Selain itu, kamu akan menjadi lebih bersemangat karena telah berbagi pengetahuan melalui tulisan.

2.      Buatlah kerangka tulisan

Setelah kamu memilih topik yang akan dibahas, cobalah untuk membuat kerangka tulisan. Kerangka tulisan merupakan bagian dari rancangan untuk mengeksekusi tulisanmu nanti. Catatlah hal-hal apa saja yang sekiranya akan kamu bahas.

Misalnya kamu mengangkat topik manfaat tomat bagi wajah, maka pada paragraf pertama kamu bisa membahas mengenai buah tomat secara umum. Paragraf kedua kamu bisa membahas kandungan gizi dalam tomat. Pada paragraf selanjutnya barulah kamu membahas mengenai manfaat tomat bagi perawatan wajah.

Menulis kerangkan ini akan membantumu dalam mengingat apa saja yang ingin dituangkan. Ada baiknya saat membuat kerangka kamu mencari beberapa fakta dan data dari internet, buku atau media apapun.

3.      Cari data

Tulisan tanpa ada data mendukung tentu akan terasa hambar. Tanpa ada data tulisan kamu akan tidak akan kredibel. Padahal tulisan yang kamu buat akan dibaca orang banyak, jadi gimana dong kalau kamu menulis asal-asalan dan tidak ada data yang mendukung?

Sebenarnya ada dua jenis data yang bisa kamu pakai untuk melengkapi tulisan. Pertama data primer, data ini umumnya didapatkan secara langsung dari narasumber. Untuk memperoleh data ini kamu bisa melakukan wawancara.

Sedangkan jenis data kedua adalah data sekunder, data ini diambil dari literatur, misalnya buku, surat kabar, jurnal ilmiah, majalan dan media lainnya. Saat menulis ini jangan lupa untuk menuliskan sumber data dalam daftar pustaka.

4.      Saatnya menuangkan tulisan kamu

Setelah ada banyak data yang kamu dapatkan, kini saatnya untuk menulis! Usahakan mencari tempat yang tenang untuk menulis, sehingga kamu bisa menggali ide dengan lebih baik. Manfaatkan kerangka tulisan yang telah kamu buat sebelumnya. Jangan merasa terburu-buru atau tergesa-gesa saat sedang menulis, karena hal ini akan berpengaruh pada tulisanmu dan konsentrasimu akan pecah. Jika selama proses menulis kamu merasa blank atau kehilangan inspirasi. Maka berhentilah sejenak dan lakukan aktivitas ringan misalnya saja mendengarkan musik, makan cemilan, bermain game, atau menonton film favorit kamu. Setelah kamu merasa lebih rileks, maka kamu bisa melanjutkan menulis kembali.

Sumber : www.idntimes.com

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Pertama Kali Solo Trip

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Pertama Kali Solo Trip

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Pertama Kali Solo Trip

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Pertama Kali Solo TripHallo Dears! Kali ini aku mau kasih tips & trik buat kamu yang coba solo trip. Ya nggak harus ke Jogja kayak aku kemarin sih. Jujur nih ya meskipun aku baru sekali solo trip, tapi rasanya nagih. Solo trip terkadang membuat kita menjadi semakin memahami diri sendiri, dan gak malu dengan orang lain.

Solo trip juga memberikan kebebasan kita untuk melakukan apapun tanpa peduli orang sekitar, dan tentu saja pengalaman yang kita dapatkan akan jauh berbeda jika kita pergi bersama teman atau pasangan. untuk itu jangan ragu untuk jalan-jalan sendirian, tapi sebelum jalan-jalan ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan yaitu :

1.      Tentukan tujuan nge-trip dan tempat yang kamu datangi

Ini penting ya Dears, karena tujuan kamu nge-trip akan berpengaruh dengan lokasi yang kamu tuju. Kalau aku kemarin tujuannya untuk mencari set tempat baru di cerita yang lagi on-going  *ini gak maksud buat promo loh sumpah! Aku pilih Jogja karena di sana banyak lokasi tempat yang autentik gitu. Kalau Dears tujuannya mau apa ditentuin dulu ya?

2.      Budget itu penting

Nge-trip sih nge-trip tapi jangan lupa sama budgeting. Itu penting karena jangan sampai trip berjalan lancar tapi mengesampingkan kebutuhan. Misalnya buat bayar kostan, makan atau uang bensin. Usahakan budgetin trip kalian dari akomodasi, makan, penginapan, P3K, oleh-oleh (kalau perlu) dan kebutuhan kecil lainnya. Kalau perlu cari informasi berapa ongkos akomodasi melalui internet atau tanya temen kamu.

Oh ya kalau kamu mau hemat kayak aku kemarin kamu bisa menumpang temen kamu yang tinggal di kota yang dituju. Kalau pengen lebih hemat lagi kamu bisa bawa bekal kayak aku kemarin. Kamu tetap keren kok meskipun bawa pekal selama perjalanan hehe..

3.      Tentuin apa yang mau di eksplore

Jujur sih kemarin ekspetasi sama realita yang aku alami beda, awalnya aku pengen kulineran gitu. Tapi nyampe Jogja aku malah susah nyari makanan yang sesuai dengan lidah aku, ya maklum aku lumayan pemilih kalau masalah makan. Meskipun gak jadi kulineran tapi setidaknya aku banyak jalan-jalan (jalan kaki beneran ini). Oh ya apa yang kamu eksplore itu bakal mempengaruhi budget kamu juga loh! Pastikan tempat yang kamu eksplore sesuai dengan tujuan yang ingin kamu capai.

4.      Selalu cek google maps

Hehehe… ini penting. Karena dengan kemajuan teknologi sekarang kamu gak perlu takut nyasar kan ada “Google”.  Selama di Jogja kemarin aku selalu aktif buat ngecek google maps, google maps bukan cuma bantuin cari rute terbaik buat yang bawa kendaraan pribadi aja. Tapi juga rute perjalanan kalau pakek angkutan umum. Misalnya aku pergi ke pasar Beringharjo aku, udah tertulis kok halte mana yang aku tuju. Selain itu aku juga bisa ngecek semisal jaraknya dekat kenapa nggak jalan kaki? Kalian jangan malu buat jalan kaki, karena selain menyehatkan kamu akan lebih memahami sekitar. Ingat banyak backpacker keren yang memilih jalan kaki, untuk mengurangi polusi udara dan menyapa warga lokalnya!

Atau kalo Dears punya budget yang lebih bisa kok pakek Grab atau Gojek, tapi aku saranin buat Top Up dulu. Selain itu cek selalu kode promo yang berlaku di kota yang kamu tuju!

5.      Bawa tongsis

Namanya solo trip pasti kamu nggak ada temen buat dimintain tolong. Kalian jangan heran ya kenapa nggak ada fotoku yang keren-keren. Itu bukan karena aku nggak suka foto, tapi emang nggak ada yang fotoin. Sebenarnya bisa sih Dears minta tolong orang lain atau pakek timer gitu (kalau ini sedikit ribet buat ngatur angle yang pas). Tapi buat aku rasanya ragu aja minta fotoin orang, ya kan belum tentu hasilnya bagus dan minta fotoin terus.

Untuk itu aku saranin Dears buat bawa tongsis! Selain nggak ribet angelnya bisa disesuaikan sama keinginan.

6.      Jangan malu buat Tanya!

Dears berhubung selama perjalanan sendirian jadi kamu bakal nemuin kondisi dimana kamu bingung sendiri, entah bingung rute perjalanan, atau tempat yang mau dituju. Jangan ragu buat tanya sama orang, karena selain kebingungan kamu terjawab. Hal itu juga melatih sopan satun kamu dalam berbicara. Jangan berpikir jika orang yang kamu samperin bakal macem-macem, mereka semua akan baik kalau kamu berperilaku baik pula.

Pilihlah bahasa yang sopan kalau perlu kamu bisa pakai bahasa daerahnya. Atau kalau pakai bahasa Indonesia yang mudah dimengerti orang-orang.

Sejujurnya aku senang dengan perjalanan ke Jogja kemarin meskipun tak banyak tempat yang aku kunjungin. Namun perjalananku kemarin membuatku berhasil mendobrak rasa takutku sendiri. sendiran bukan berarti kamu gak punya teman, tapi kamu membutuhkan waktu untuk mengenal siapa dirimu yang sebenarnya Dears!

My First Post

My First Post!

My First Post!

Holaaa Dears!!! Selamat datang di halaman ceritaku, mungkin kamu banyak yang belum mengenalku. Sebelum aku memulai bercerita aku ingin memperkenalkan diri. Namaku Riski Wahyuningsih, kamu boleh memanggilku Riski, Kiki, atau Sayang

mungkin EH!

Di postingan pertamaku aku ingin menceritakan sedikit tentang diriku. Sebenarnya aku bukanlah gadis populer dengan latar belakang keluarga ternama. Ya, mungkin bisa dibilang gadis biasa, tapi bukan berarti pengalaman hidupku biasa-biasa saja.

Aku lahir di sebuah desa kecil  yang terletak di Kabupaten Grobogan, saat ini aku sedang merantau di salah satu kota yang menjadi ibukota provinsi Jawa Tengah. Yups, Semarang! Kota lunpian ini akan menjadi saksi dimana aku dapat meraih mimpi. Sebagai anak perantauan pasti ada cerita suka dan duka. Mungkin diantara kamu juga merasakan hal yang sama denganku.

My First Post!

Dears, bagiamana pun suasana hati kamu entah bahagia atau sedih sekalipun. Kamu tetap membutuhkan teman untuk diajak bercerita, apalagi jika nasib yang dialami sama. Percaya atau engga berbagi cerita  dengan orang lain akan mengurangi beban pikiran kamu dan akan membuat hati jauh lebih tenang.

Namun ada sebagian orang yang mungkin merasa kurang nyaman untuk menceritakan masalah mereka dengan orang lain. Meskipun begitu janganlah memendam perasaan itu terlalu lama, kamu masih punya banyak cara untuk mengungkapkan.

Seperti aku, ya aku lebih memilih menuangkan perasaanku dalam sebuah tulisan. Mungkin sebagian dari kamu juga bisa merasa lebih tenang saat seluruh isi hati ditulis, meskipun tak ada seorangpun yang mengerti. Tapi siapa peduli, justru itu yang membuat kita semakin cinta dengan tulisan.

Dears, untuk mencurahkan isi hatiku dan mewakili perasaan kamu. Aku akan menceritakan kisah-kisah menarik yang sering kita rasakan tapi sulit sekali diungkapkan.

Sekian dulu perkenalanku meski tak banyak yang ku jelaskan, namun seiring waktu kamu akan semakin mengenalku begitupun aku! Yang akan mendengarkan cerita kamu Dears!