Cara Mudah Belajar Menulis Bagi Pemula

Cara Mudah Belajar Menulis Bagi Pemula

Cara Mudah Belajar Menulis Bagi PemulaCara Mudah Belajar Menulis Bagi Pemula

Menulis adalah aktivitas yang dianggap cukup membosankan bagi sebagian orang, namun saat kamu mulai terjun dalam dunia ini, tentu kamu akan merasakan keasyikan saat merangkai kata-kata sesuai dengan apa yang dirasakan atau dipikirkan. Dengna menulis, anda juga bisa memperkaya pengetahuan dan informasi kepada siapa saja yang membaca tulisanmu. Mungkin kamu saat ini memiliki minat terhadap bidang menulis, namun yang menjadi persalahan kamu justru bingung bagaimana memulainya?

Nah, jangan khawatir atau buru-buru menyerah berikut ini ada beberapa tips yang bisa anda lakukan jika ingin belajar menulis simak baik-baik ya!

1.      Mulai dengan topik yang kamu kuasai

Kunci utama yang harus anda pegang saat belajar menulis pertama kali adalah memilih topik yang dikuasai. Misalnya saja kamu suka berdandan, lalu kamu bisa memberikan tips bagaimana memilih warna eyeshadow, atau membersihkan wajah selepas ber-make up. Atau jika kamu termasuk orang yang suka membaca buku kamu bisa membuat risensi buku yang tentunya akan menjadi bahan pertimbangan seseorang untuk membacanya atau tidak. Mulailah menulis dari hal-hal yang disukai atau kuasai sehingga kamu akan lebih menikmati proses tulis menulis. Selain itu, kamu akan menjadi lebih bersemangat karena telah berbagi pengetahuan melalui tulisan.

2.      Buatlah kerangka tulisan

Setelah kamu memilih topik yang akan dibahas, cobalah untuk membuat kerangka tulisan. Kerangka tulisan merupakan bagian dari rancangan untuk mengeksekusi tulisanmu nanti. Catatlah hal-hal apa saja yang sekiranya akan kamu bahas.

Misalnya kamu mengangkat topik manfaat tomat bagi wajah, maka pada paragraf pertama kamu bisa membahas mengenai buah tomat secara umum. Paragraf kedua kamu bisa membahas kandungan gizi dalam tomat. Pada paragraf selanjutnya barulah kamu membahas mengenai manfaat tomat bagi perawatan wajah.

Menulis kerangkan ini akan membantumu dalam mengingat apa saja yang ingin dituangkan. Ada baiknya saat membuat kerangka kamu mencari beberapa fakta dan data dari internet, buku atau media apapun.

3.      Cari data

Tulisan tanpa ada data mendukung tentu akan terasa hambar. Tanpa ada data tulisan kamu akan tidak akan kredibel. Padahal tulisan yang kamu buat akan dibaca orang banyak, jadi gimana dong kalau kamu menulis asal-asalan dan tidak ada data yang mendukung?

Sebenarnya ada dua jenis data yang bisa kamu pakai untuk melengkapi tulisan. Pertama data primer, data ini umumnya didapatkan secara langsung dari narasumber. Untuk memperoleh data ini kamu bisa melakukan wawancara.

Sedangkan jenis data kedua adalah data sekunder, data ini diambil dari literatur, misalnya buku, surat kabar, jurnal ilmiah, majalan dan media lainnya. Saat menulis ini jangan lupa untuk menuliskan sumber data dalam daftar pustaka.

4.      Saatnya menuangkan tulisan kamu

Setelah ada banyak data yang kamu dapatkan, kini saatnya untuk menulis! Usahakan mencari tempat yang tenang untuk menulis, sehingga kamu bisa menggali ide dengan lebih baik. Manfaatkan kerangka tulisan yang telah kamu buat sebelumnya. Jangan merasa terburu-buru atau tergesa-gesa saat sedang menulis, karena hal ini akan berpengaruh pada tulisanmu dan konsentrasimu akan pecah. Jika selama proses menulis kamu merasa blank atau kehilangan inspirasi. Maka berhentilah sejenak dan lakukan aktivitas ringan misalnya saja mendengarkan musik, makan cemilan, bermain game, atau menonton film favorit kamu. Setelah kamu merasa lebih rileks, maka kamu bisa melanjutkan menulis kembali.

Sumber : www.idntimes.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *